SAMUDRA
“Apa-apaan
maumu ini, papamu disuruh menemani mamamu di pelaminan? Kalau kamu khawatir
mamamu tidak ada yang mendampingi, kamu kan bisa bilang pada Tante, supaya
nanti Om Ario yang mendampingi mamamu,” Tante Wulan memandangku dengan kening
berkerut. Tante Wulan adik Mama satu-satunya, sehingga aku tak heran mendapati
ia marah-marah padaku.